Tampilkan postingan dengan label 'bout life. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 'bout life. Tampilkan semua postingan

Ketika Hati Bicara

Sebuah nasehat diberikan padaku malam ini…

Ask to your heart..

Bila memang kau sayang padanya..dan hatimu memilihnya, maka perjuangkanlah..

Namun bila memang kau tidak memilihnya..sudah jangan digantung terlalu lama, selesaikan dengan sebaik-baiknya…. Tanyakan apakah dia yang kau pilih benar-benar serius padamu…benar-benar mau menerimamu…

Rasa sayang itu akan mengalahkan segalanya…bila sayang itu memang ada, maka kamu pasti bisa menerima apapun kekurangannya…

Bila memang tak ada rasa, cepat putuskan dengan baik, sebaik waktu dulu kalian memutuskan untuk bersama..

Then…he ask me….

Apa dia cinta pertama?

mmmm….cinta pertama? Meskipun bukan. Aku jawab saja iya, hanya tidak ingin menambah masalah aja…

Cinta pertama memang biasanya dalem….berbekas..

mmm… my first love? Ya… memang cinta pertamaku memang begitu membekas… sampai saat ini pun rasanya masih begitu dalam… benar-benar cinta yang tak harus memiliki… cinta yang hanya bisa diberikan tanpa syarat pengembalian apapun… Sudahlah.... biarlah cinta ini jadi kenangan yang terindah...

Back to top…lalu apa jawabanmu dear?

Let’s see…..

Serius? Aku yakin keduanya serius…semuanya minta untuk berujung pada hal yang lebih besar… Sayang? Aku juga yakin keduanya mempunyai perasaan yang kuat padaku…

Ask to your heart…

Hatiku? Saat ini betapa aku ingin bersama pelautku… tapi aku takut kalo ini hanya emosi sesaat…

Aku tak akan banyak menuntut… menunggumu pun aku mau..aku siap…

Tapi… tegalah aku melepasnya? Melepas dia yang sudah 4 tahun menemaniku… melepas semua mimpi yang pernah kami rajut berdua…namun bila aku betahan…. sanggupkah aku betahan? Sanggupkah aku menerima sifat dan sikapnya? Kalo seperti itu apakah perasaanku padanya adalah cinta? Atau hanya belas kasihan? Bila aku memilih pelautku aku pasti meyakitinya dan aku tak mau itu.. tapi bila aku bertahan, tidakkah aku pun menyakiti diriku sendiri?

Tanyakan padanya, tegaskan, mau dibawa kemana hubungan kalian?

Aku sudah tau jawabannya…dia pasti menjawab ingin serius, bukan main-main…

But how can I deal with u?


NB : Sampai saat ini aku belum bisa menupuskan.....

Should I ?

Saat beban di pundak sudah terlalu berat
Saat dada ini terasa begitu sesak hingga tak sanngup tuk bernafas
Saat mata ini sudah begitu lelah untuk menangis lagi
Saat itulah aku benar-benar membutuhkannya...
Tempat untukku bersandar...untukku berlabuh..
Tempat untukku berbagi semua bebanku...tempatku menyembuhkan lukaku..
Tempatku untuk berlari...tempatku untuk sembunyi..

Namun..ketika kusangka aku telah menemukan sandaranku
Nyatanya hanya hampa yang kudapat
Bila ia begitu rapuh..sama sepertiku... haruskah tetap kusandarkan hidupku padanya?
Atau terlalu naifkah aku bila aku berharap dia sekuat ombak dan setegar karang?
Bila segala curahat hatiku yang kubagi dengannya ternyata juga membebaninya
Apakah masih bisa kubagi hidupku dengannya?

Should I let him go?

12:03
bukan satu atau dua.. tapi sejuta pikiran berkecambuk di benakku... lelah..bingung..kalut... hingga membuatku enggan tidur akhir-akhir ini... rasanya mengerikan ketika aku terbangun dan hari sudah berganti hari.. ya aku sadar..aku takut kepada ketakutan yang aku buat sendiri.
Oh no.. bahkan jari jemariku seakan tak sanggup menuliskan semua yang aku pikirkan..

12:21
mungkin bintang itu tidak bersinar lagi untukku...

Lovely Payung-Batu-Malang

Terakhir ke sini kira-kira setahun yang lalu... awal puasa tahun lalu (kalo ga salah)... Tiba-tiba inget dan jadi kangen.... Banyaaak bgt kenangan di tempat ini.. Sedikit buat ngobatin kangen lah..... here there are....









Pemandangan kota Batu dan Malang dari Payung..











Cantiknya hutan pinus .....












Mau pilih "payung" yang mana?...











Kalo bis hujan gini, jalannya licin dan hawanya dinginnnnnn bgt.....


Berhubung pas ke sana ga pernah di dokumentasikan, jadi foto-foto ini aku ambil dari sini. Semoga bisa ke sini lagi, dan kali ini pasti aku dokumentasikan, tapi pengennya malem..krn aku lum pernah malem-malem ke sini, padahal kalo malem tuh pemandangannya bagusssss bgt ^_^

Rahasia Bintang

Teringat indahnya bintang di atas langit Selat Bali.. juga manis kerlipnya di atas bumi Mataram.. Tak bosan memandangnya dari Laut Jawa hingga Selat Makassar... Megah taburannya di atas kota Batu, hingga anggun senyumnya di kota Malang, di atas rumahku..dulu....
Seakan begitu dekat walau nyatanya berjarak sangat jauh...seakan tangan ini mampu menggapainya dan membawanya bersamaku...
Sudah lama kutinggalkan kebiasaan itu..bukan..sama sekali karena bosan..tapi gemerlap lampu perkotaan seakan telah merenggut indahnya pemandangan malam itu..hingga kini..di kota ini tak lagi kudapati kerlip romansanya yang menerangi jiwaku... Walau sesekali..aku masih sering menatap langit malam...berharap dia muncul dengan indahnya..dengan romantisnya..
Dahulu pula sering aku menitipkan keluh kesahku padanya, menceritakan kisah hidupku yang sederhana, yang naif, yang sedikit egois..
Kala itu juga aku menemukan seorang yang sama denganku..dia juga mencintai bintang..bahkan dia rela pergi jauh untuk bisa memandangnya lebih dalam...
Ahh...rasa-rasanya bintang tahu terlalu banyak...kerlipnya telah menyimpan sejuta rahasia..rahasia hati ku dan mungkin juga rahasia hatinya...
Aku, dia dan bintang.... biarlah hanya bintang yang tahu apa yang kami pikirkan, apa yang sempat kami rasakan... dulu, kini dan nanti....

Pilih mana??

Lagi butuh hp... ga perlu yang bagus2 banget, tapi kalo bisa ya Nokia C3 (heee ngarep nih). ga lah...yg biasa aja. Cuman berhubung ku tak ada dana, ujung-ujungnya minta donasi ke (calon) suami tercintah. Trus sekarang malah jadi bingung. Mau belu hp cina yang harganya murah, sekitar 400rb-an, atau beli N81-nya Ayu seharga 1jt yang bayarnya boleh dicicil??? kalo si mas maunya aku pake E63-nya dia, trus dia beli N81-nya Ayu. Tapi aq ga mau, serem aja pake hp-nya orang. Mana harganya jg ga murah, tar kalo ada apa2 gimana? masi mending aku pake N81-nya Ayu, at least hp-nya Ayu second. Tapiiiiii setelah aq ngubek2 google, aku menemukan hal lucu. N81 yg keluar tahun 2007 dan E63 yang keluar tahun 2008 harga jual secondnya sama. Malah lebih tinggi harga jualnya N81. Ini update harga per 11 Agustus '10. Yang N81 segini, yang E63 segini. Trus enaknya gimana ya??? Hp cina = hp sekali pake, tapi kalo N81 second sih, tapi Nokia. Pertimbangan lain, kalo aku beli Nokia tar bisa aja suatu saat disuruh jual ma Ibu, kalo hp Cina kan ga mungkin dijual. hmmmmmm bingung....

Ikhlas...

Bismillahirohmanirrohim....
saya ikhlas tidak bisa jalan-jalan lagi di hari minggu ataupun hari libur kapanpun...
saya ikhlas tidak bisa ikut touring setiap ada temen kantor ngajakin touring...
saya ikhlas tidak bisa ikut setiap acara yang diadakan teman kantor sepulang kerja...
saya ikhlas tidak bisa merasakan yang namanya malam mingguan bersama belahan hati tersayang...
saya ikhlas baru bisa istirahat setelah lewat jam 11 malam...
saya ikhlas tidak bisa meneruskan studi S2..
saya ikhlas tidak bisa mengejar karir di luar semarang..
saya ikhlas melepaskan satu persatu impian-impian saya..

saya (masih berusaha) ikhlas.....

Dormansi

Mungkin inilah saatnya aku harus mulai melepaskan satu persatu impian, keinginan, harapan dan ambisi yang pernah aku bangun dahulu. Sekarang aku sadar, aku tidak bisa egois, hanya mementingkan keinginanaku tapi mengorbankan yang lain. Dengan kondisi Ibu yang seperti ini, sudah tidak mungkin lagi aku berkeinginan untuk bekerja di perusahaan manapun, dengan profesi apapun yang notabene pasti mengharuskanku untuk meninggalkan Semarang, meninggalkan Ibu. Aku harus mulai melupakan apa itu ODP BNI, ODP BRI, CPNS Departemen A sampai Z, karena semuanya pasti mengharuskan aku pergi jauh dari Ibu, dan itu adalah hal yang sangat mustahil.

Aku sadar, segala pengorbananku tak akan pernah cukup membalas jasanya. Aku bisa hidup sampai sekarang adalah karena beliau. Kalo buka beliau yang mengambilku, mustahil aku bisa menjadi seperti hari ini. Jadi kalo aku harus melepaskan impianku....., ya mungkin memang hanya itu yang bisa kulakukan.

Kadang memang terasa sangat menyakitkan ketika mendengar kabar seorang kawan sedang menjalani OJT di ibu kota atau kawan yang lain lagi penempatan di pulau di ujung Indonesia. Tapi apa mau dikata, bahkan untuk sekedar memimpikannya saja sudah terlalu tabu untukku.

Bahkan untuk sekedar menikmati yang dibilang orang "menikmati masa muda" saja, sudah menjadi barang langka di kehidupanku. Aku bahkan tidak yakin, apakah tahun depan aku bisa merried, karena feelingku mengatakn sebaliknya.

Ahh...sudahlah...... Aku tak boleh putus asa, tapi aku harus menerima kenyataan. Meski itu pahit.


PS: Dalam ilmu biologi dormansi diartikan sebagai suatu keadaan berhenti tumbuh yang dialami organisme hidup atau bagiannya sebagai tanggapan atas suatu keadaan yang tidak mendukung pertumbuhan normal. Dalam hidupku dormansi kuartikan sebagai keadaan berhenti berimpian karena lingkungan yang tidak mendukung untuk mewujudkan impian itu..

My Love

My love, leave yourself behind
Beat inside me, leave you blind
My love, you have found peace
You were searching for release

You gave it all, into the call
You took a chance and
You took a fall for us

You came thoughtfully, loved me faithfully
You taught me honor, you did it for me

Tonight you will sleep for good
You will wait for me my love

Now I am strong (Now I am strong)
You gave me all anekatips
You gave all you had and now I am home

My love, leave yourself behind
Beat inside me, leave you blind
My love, look what you can do
I am mending, I'll be with you

You took my hand added a plan
You gave me your heart
I asked you to dance with me

You loved honestly
Did what you could release

I know you're pleased to go
I won't relieve this love

Now I am strong (Now I am strong)
You gave me all
You gave all you had and now I am home

My love, leave yourself behind
Beat inside me, I'll be with you

*My Love by Sia, Ost Twilight Saga Eclips

PS : How to love unconditionally ..
Please..anybody tell me..
I don't want to hurt him anymore..

Apakah,,,,,,

Bisakah kita mencintai seseorang dengan tulus?
Beberapa hari ini pertanyaan itu sering terlintas di benakku. Kasusnya seperti ini , wajarkan kalo kita selalu ingin bersama dengan orang yang kita cintai..atau selalu ada rasa rindu yang terselip ketika tiba-tiba bayangnya lewat di ingatan kita.. Lalu tiba-tiba aku jadi seolah-olah memaksanya untuk memenuhi keinginanku, ketika dia berkata tidak atas apa yang aku minta.. Apakah aku menjadi tidak tulus ketika aku meminta sesuatu atas dirinya?... Atau ini cuma keegoisanku semata, yang hanya memandang sebuah permasalahan hanya dari satu sisi saja, yaitu sisiku, tanpa kupedulikan apa yang dia rasakan?
Apakah itu termasuk tidak tulus?..

Mengeluh (lagi)

Kesal, sedih, marah, jengkel atau bahkan putus asa. Beberapa hal yang biasanya dijadikan kambing hitam ketika kita mengeluh. Ditambah lagi helaan nafas panjang dan wajah yang ditekuk. Tambah sipp deh aura mengeluhnya...
Me my self, bisa dibilang sering sekali mengeluh. Aku sadar, karena orang terdekatpun mengeluh karena aku terlalu sering mengeluh.
Ketika tingkat kejenuhan, kejengkelan sudah ada pada taraf yang tertinggi...aku tidak akan menyangkal kalo aku akan lebih sering mengeluh ketimbang hari-hari biasa.,,.yak tepat seperti hari ini, aku mengeluh (lagi).

life is about making decisions.....

Melakukan atau tidak melakukan. Ya, hidup adalah tentang membuat sebuah keputusan. Apakah take it atau leave it, now atau tomorrow, go atau stay, dan segala macam bentuk pilihan lainnya. Tak jarang kita ragu akan keputusan yang telah diambil, selalu ada pertanyaan, apakah ini keputusan yang tepat?, apakah memang ini yang aku mau? dan sejuta pertanyaan lain yang akan terus berkecambuk dalam batin kita. Salah atau benar, tepat atau tidak, suka atau tidak suka, keputusan harus tetap diambil, pun dengan segala konsekuensi yang akan kita hadapi atas keputusan tersebut.
Hari ini aku membuat keputusan. Memulai lagi blog yang sudah lama kutinggalkan :). Happy writing!

Brapa banyak temanmu???

Pernah tidak, kita menghitung berapa jumlah orang yang sudah kita kenal selama kita hidup?atau pernah tidak kita sadar, kalau sebenarnya kita punya jaringan perkenalan jauh lebih kompleks dari yang kita duga??...

Let’s see.....Dari pada penasaran ,coba kita hitung angka riilnya (sebagai objek penelitian, aku memilih diriku sendiri^^);

  1. Teman TK. Kalo g salah satu kelas di TK dulu (TK A dan TK B) itu kira-kira ada 25 anak imut-mut dan lucu-lucu ^^,
  2. Teman SD. Saya sekolah di SD yang hanya punya 1 kelas untuk satu tingkat, maksudnya kelas 1 yang Cuma 1 kelas, ga ada 1A, 1B, dst. Lalu selama 6 tahun kumpul dengan orang yang sama, mungkin hanya bertambah sedikit (kalau ada anak pindahan, atau berkurang kalau ada yang pindah). Satu kelas kurang lebih 42 anak, penambahan-pengurangan jadinya kira-kira 45,
  3. Teman SMP. SMPku dulu (SMPN 3 Malang), punya 8 kelas untuk setiap tingkatnya, dari 1A-1H. Satu kelas ada kurang lebih 48 anak, kalo dikali 8 jadi 384 anak.
  4. Teman SMA. Sama seperti SMP, di SMAku (SMAN 3 Malang) ada kelas 1-1 sampai 1-7. satu kelas kurang lebih 48-50 anak. Kalo dikalikan jadi 350 anak.
  5. Temen kuliah di sastra. Dulu satu angkatanku di sastra ada 62 (kalo g salah) anak, sastra jurusan lain kira-kira 40 orang (kuitung 5 orang , karena emang cuman kenal sedikit), plus kakak tingkat (Cuma kenal beberapa) kira-kira 25 orang. Kalau ditotal ada 100 orang lah.
  6. Temen kuliah di ekonomi. Angkatanku ada 130an. Angkatan 2002, 2003, 2004,2006,2007 yang sejurusan kenal lumayan banyak. Kalo diambil 40 orang per angkatan, totalnya 200 orang. Belum yang beda jurusan. Ambil 20 orang per angkatan, jadinya (20x6(angkatan)x2)=240 orang. Yah...ambil 300 orang lah.

Skarang, kalo dari poin 1-6 dijumlahkan maka jumlahnya (25+45+350+130+200+240) 990 orang

Tapi perhitungan kasar di atas, belum termasuk tetangga yang aku kenal (tetangga di Gadang, Bantaran, kanfer, gaharu, galar), trus temen main pas kecil, guru dari SD, SMP, SMA, dosen sastra dan ekonomi. Trus karyawan TU dari SD, SMP, SMA ma TU fakultas. terus juga temen di luar lingkungan rumah dan sekolah, kayak temen les (les YPIA, les GO, les Privat) plus guru les-nya. Trus temennya-temen, temen organisasiku dulu dan skarang (OSIS, Volly mania, EDSA, Kronik, UPK), temennya-temen di organisasi, trus temen di lokasi tertentu (kayak pas BJRB dulu, di tabanan, mataram, m makasar), ada lagi temen dari dunia internet (chatting, friendster, temen blogging, milis, dll). Ada lagi, mantan-mantanku, temen-temenya mantan, trus masku, temen-temennya masku, keluarganya masku. Trus juga orang yang aku kenal di luar itu semua, mungkin kenal pas kita minta tolong ban motor kita bocor, atau kenal pas lagi ikut ujian tes masuk apa gitu, dan dari pada bengong iseng-iseng kenalan, dan banyak lagi.

Nah, itu juga belum keitung keluarga (bapak,ibuk, adek, kakak) trus ada sodara, baik sodara deket, jauh, atau kadang katut atau temennya sodara.

Kalo diambil kesimpulan, jadi aku selama 22 tahun ini sudah kenal kurang lebih 2000 orang. Dan bisa lebih banyak lagi kalo kita mau ngitung lebih detail.

See....banyak banget kan??

Tapi pernah g kita ngitung, berapa jumlah sahabat yang bener-bener deket ma kita, atau berapa jumlah orang yang bener-bener punya perasaan tulus ma kita..tentunya ga mungkin 2000 orang itu kan?.....

Tampilkan postingan dengan label 'bout life. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 'bout life. Tampilkan semua postingan

12/30/2010

Ketika Hati Bicara

Diposting oleh Lonely Luna di 00.57 1 komentar

Sebuah nasehat diberikan padaku malam ini…

Ask to your heart..

Bila memang kau sayang padanya..dan hatimu memilihnya, maka perjuangkanlah..

Namun bila memang kau tidak memilihnya..sudah jangan digantung terlalu lama, selesaikan dengan sebaik-baiknya…. Tanyakan apakah dia yang kau pilih benar-benar serius padamu…benar-benar mau menerimamu…

Rasa sayang itu akan mengalahkan segalanya…bila sayang itu memang ada, maka kamu pasti bisa menerima apapun kekurangannya…

Bila memang tak ada rasa, cepat putuskan dengan baik, sebaik waktu dulu kalian memutuskan untuk bersama..

Then…he ask me….

Apa dia cinta pertama?

mmmm….cinta pertama? Meskipun bukan. Aku jawab saja iya, hanya tidak ingin menambah masalah aja…

Cinta pertama memang biasanya dalem….berbekas..

mmm… my first love? Ya… memang cinta pertamaku memang begitu membekas… sampai saat ini pun rasanya masih begitu dalam… benar-benar cinta yang tak harus memiliki… cinta yang hanya bisa diberikan tanpa syarat pengembalian apapun… Sudahlah.... biarlah cinta ini jadi kenangan yang terindah...

Back to top…lalu apa jawabanmu dear?

Let’s see…..

Serius? Aku yakin keduanya serius…semuanya minta untuk berujung pada hal yang lebih besar… Sayang? Aku juga yakin keduanya mempunyai perasaan yang kuat padaku…

Ask to your heart…

Hatiku? Saat ini betapa aku ingin bersama pelautku… tapi aku takut kalo ini hanya emosi sesaat…

Aku tak akan banyak menuntut… menunggumu pun aku mau..aku siap…

Tapi… tegalah aku melepasnya? Melepas dia yang sudah 4 tahun menemaniku… melepas semua mimpi yang pernah kami rajut berdua…namun bila aku betahan…. sanggupkah aku betahan? Sanggupkah aku menerima sifat dan sikapnya? Kalo seperti itu apakah perasaanku padanya adalah cinta? Atau hanya belas kasihan? Bila aku memilih pelautku aku pasti meyakitinya dan aku tak mau itu.. tapi bila aku bertahan, tidakkah aku pun menyakiti diriku sendiri?

Tanyakan padanya, tegaskan, mau dibawa kemana hubungan kalian?

Aku sudah tau jawabannya…dia pasti menjawab ingin serius, bukan main-main…

But how can I deal with u?


NB : Sampai saat ini aku belum bisa menupuskan.....

12/19/2010

Should I ?

Diposting oleh Lonely Luna di 00.56 0 komentar
Saat beban di pundak sudah terlalu berat
Saat dada ini terasa begitu sesak hingga tak sanngup tuk bernafas
Saat mata ini sudah begitu lelah untuk menangis lagi
Saat itulah aku benar-benar membutuhkannya...
Tempat untukku bersandar...untukku berlabuh..
Tempat untukku berbagi semua bebanku...tempatku menyembuhkan lukaku..
Tempatku untuk berlari...tempatku untuk sembunyi..

Namun..ketika kusangka aku telah menemukan sandaranku
Nyatanya hanya hampa yang kudapat
Bila ia begitu rapuh..sama sepertiku... haruskah tetap kusandarkan hidupku padanya?
Atau terlalu naifkah aku bila aku berharap dia sekuat ombak dan setegar karang?
Bila segala curahat hatiku yang kubagi dengannya ternyata juga membebaninya
Apakah masih bisa kubagi hidupku dengannya?

Should I let him go?

11/22/2010

Diposting oleh Lonely Luna di 22.43 0 komentar
12:03
bukan satu atau dua.. tapi sejuta pikiran berkecambuk di benakku... lelah..bingung..kalut... hingga membuatku enggan tidur akhir-akhir ini... rasanya mengerikan ketika aku terbangun dan hari sudah berganti hari.. ya aku sadar..aku takut kepada ketakutan yang aku buat sendiri.
Oh no.. bahkan jari jemariku seakan tak sanggup menuliskan semua yang aku pikirkan..

12:21
mungkin bintang itu tidak bersinar lagi untukku...

9/12/2010

Lovely Payung-Batu-Malang

Diposting oleh Lonely Luna di 14.53 0 komentar
Terakhir ke sini kira-kira setahun yang lalu... awal puasa tahun lalu (kalo ga salah)... Tiba-tiba inget dan jadi kangen.... Banyaaak bgt kenangan di tempat ini.. Sedikit buat ngobatin kangen lah..... here there are....









Pemandangan kota Batu dan Malang dari Payung..











Cantiknya hutan pinus .....












Mau pilih "payung" yang mana?...











Kalo bis hujan gini, jalannya licin dan hawanya dinginnnnnn bgt.....


Berhubung pas ke sana ga pernah di dokumentasikan, jadi foto-foto ini aku ambil dari sini. Semoga bisa ke sini lagi, dan kali ini pasti aku dokumentasikan, tapi pengennya malem..krn aku lum pernah malem-malem ke sini, padahal kalo malem tuh pemandangannya bagusssss bgt ^_^

9/10/2010

Rahasia Bintang

Diposting oleh Lonely Luna di 21.08 0 komentar
Teringat indahnya bintang di atas langit Selat Bali.. juga manis kerlipnya di atas bumi Mataram.. Tak bosan memandangnya dari Laut Jawa hingga Selat Makassar... Megah taburannya di atas kota Batu, hingga anggun senyumnya di kota Malang, di atas rumahku..dulu....
Seakan begitu dekat walau nyatanya berjarak sangat jauh...seakan tangan ini mampu menggapainya dan membawanya bersamaku...
Sudah lama kutinggalkan kebiasaan itu..bukan..sama sekali karena bosan..tapi gemerlap lampu perkotaan seakan telah merenggut indahnya pemandangan malam itu..hingga kini..di kota ini tak lagi kudapati kerlip romansanya yang menerangi jiwaku... Walau sesekali..aku masih sering menatap langit malam...berharap dia muncul dengan indahnya..dengan romantisnya..
Dahulu pula sering aku menitipkan keluh kesahku padanya, menceritakan kisah hidupku yang sederhana, yang naif, yang sedikit egois..
Kala itu juga aku menemukan seorang yang sama denganku..dia juga mencintai bintang..bahkan dia rela pergi jauh untuk bisa memandangnya lebih dalam...
Ahh...rasa-rasanya bintang tahu terlalu banyak...kerlipnya telah menyimpan sejuta rahasia..rahasia hati ku dan mungkin juga rahasia hatinya...
Aku, dia dan bintang.... biarlah hanya bintang yang tahu apa yang kami pikirkan, apa yang sempat kami rasakan... dulu, kini dan nanti....

9/05/2010

Pilih mana??

Diposting oleh Lonely Luna di 23.03 0 komentar
Lagi butuh hp... ga perlu yang bagus2 banget, tapi kalo bisa ya Nokia C3 (heee ngarep nih). ga lah...yg biasa aja. Cuman berhubung ku tak ada dana, ujung-ujungnya minta donasi ke (calon) suami tercintah. Trus sekarang malah jadi bingung. Mau belu hp cina yang harganya murah, sekitar 400rb-an, atau beli N81-nya Ayu seharga 1jt yang bayarnya boleh dicicil??? kalo si mas maunya aku pake E63-nya dia, trus dia beli N81-nya Ayu. Tapi aq ga mau, serem aja pake hp-nya orang. Mana harganya jg ga murah, tar kalo ada apa2 gimana? masi mending aku pake N81-nya Ayu, at least hp-nya Ayu second. Tapiiiiii setelah aq ngubek2 google, aku menemukan hal lucu. N81 yg keluar tahun 2007 dan E63 yang keluar tahun 2008 harga jual secondnya sama. Malah lebih tinggi harga jualnya N81. Ini update harga per 11 Agustus '10. Yang N81 segini, yang E63 segini. Trus enaknya gimana ya??? Hp cina = hp sekali pake, tapi kalo N81 second sih, tapi Nokia. Pertimbangan lain, kalo aku beli Nokia tar bisa aja suatu saat disuruh jual ma Ibu, kalo hp Cina kan ga mungkin dijual. hmmmmmm bingung....

8/06/2010

Ikhlas...

Diposting oleh Lonely Luna di 22.33 0 komentar
Bismillahirohmanirrohim....
saya ikhlas tidak bisa jalan-jalan lagi di hari minggu ataupun hari libur kapanpun...
saya ikhlas tidak bisa ikut touring setiap ada temen kantor ngajakin touring...
saya ikhlas tidak bisa ikut setiap acara yang diadakan teman kantor sepulang kerja...
saya ikhlas tidak bisa merasakan yang namanya malam mingguan bersama belahan hati tersayang...
saya ikhlas baru bisa istirahat setelah lewat jam 11 malam...
saya ikhlas tidak bisa meneruskan studi S2..
saya ikhlas tidak bisa mengejar karir di luar semarang..
saya ikhlas melepaskan satu persatu impian-impian saya..

saya (masih berusaha) ikhlas.....

8/01/2010

Dormansi

Diposting oleh Lonely Luna di 23.13 0 komentar
Mungkin inilah saatnya aku harus mulai melepaskan satu persatu impian, keinginan, harapan dan ambisi yang pernah aku bangun dahulu. Sekarang aku sadar, aku tidak bisa egois, hanya mementingkan keinginanaku tapi mengorbankan yang lain. Dengan kondisi Ibu yang seperti ini, sudah tidak mungkin lagi aku berkeinginan untuk bekerja di perusahaan manapun, dengan profesi apapun yang notabene pasti mengharuskanku untuk meninggalkan Semarang, meninggalkan Ibu. Aku harus mulai melupakan apa itu ODP BNI, ODP BRI, CPNS Departemen A sampai Z, karena semuanya pasti mengharuskan aku pergi jauh dari Ibu, dan itu adalah hal yang sangat mustahil.

Aku sadar, segala pengorbananku tak akan pernah cukup membalas jasanya. Aku bisa hidup sampai sekarang adalah karena beliau. Kalo buka beliau yang mengambilku, mustahil aku bisa menjadi seperti hari ini. Jadi kalo aku harus melepaskan impianku....., ya mungkin memang hanya itu yang bisa kulakukan.

Kadang memang terasa sangat menyakitkan ketika mendengar kabar seorang kawan sedang menjalani OJT di ibu kota atau kawan yang lain lagi penempatan di pulau di ujung Indonesia. Tapi apa mau dikata, bahkan untuk sekedar memimpikannya saja sudah terlalu tabu untukku.

Bahkan untuk sekedar menikmati yang dibilang orang "menikmati masa muda" saja, sudah menjadi barang langka di kehidupanku. Aku bahkan tidak yakin, apakah tahun depan aku bisa merried, karena feelingku mengatakn sebaliknya.

Ahh...sudahlah...... Aku tak boleh putus asa, tapi aku harus menerima kenyataan. Meski itu pahit.


PS: Dalam ilmu biologi dormansi diartikan sebagai suatu keadaan berhenti tumbuh yang dialami organisme hidup atau bagiannya sebagai tanggapan atas suatu keadaan yang tidak mendukung pertumbuhan normal. Dalam hidupku dormansi kuartikan sebagai keadaan berhenti berimpian karena lingkungan yang tidak mendukung untuk mewujudkan impian itu..

7/26/2010

My Love

Diposting oleh Lonely Luna di 23.20 0 komentar
My love, leave yourself behind
Beat inside me, leave you blind
My love, you have found peace
You were searching for release

You gave it all, into the call
You took a chance and
You took a fall for us

You came thoughtfully, loved me faithfully
You taught me honor, you did it for me

Tonight you will sleep for good
You will wait for me my love

Now I am strong (Now I am strong)
You gave me all anekatips
You gave all you had and now I am home

My love, leave yourself behind
Beat inside me, leave you blind
My love, look what you can do
I am mending, I'll be with you

You took my hand added a plan
You gave me your heart
I asked you to dance with me

You loved honestly
Did what you could release

I know you're pleased to go
I won't relieve this love

Now I am strong (Now I am strong)
You gave me all
You gave all you had and now I am home

My love, leave yourself behind
Beat inside me, I'll be with you

*My Love by Sia, Ost Twilight Saga Eclips

PS : How to love unconditionally ..
Please..anybody tell me..
I don't want to hurt him anymore..

Apakah,,,,,,

Diposting oleh Lonely Luna di 22.51 0 komentar
Bisakah kita mencintai seseorang dengan tulus?
Beberapa hari ini pertanyaan itu sering terlintas di benakku. Kasusnya seperti ini , wajarkan kalo kita selalu ingin bersama dengan orang yang kita cintai..atau selalu ada rasa rindu yang terselip ketika tiba-tiba bayangnya lewat di ingatan kita.. Lalu tiba-tiba aku jadi seolah-olah memaksanya untuk memenuhi keinginanku, ketika dia berkata tidak atas apa yang aku minta.. Apakah aku menjadi tidak tulus ketika aku meminta sesuatu atas dirinya?... Atau ini cuma keegoisanku semata, yang hanya memandang sebuah permasalahan hanya dari satu sisi saja, yaitu sisiku, tanpa kupedulikan apa yang dia rasakan?
Apakah itu termasuk tidak tulus?..

7/25/2010

Mengeluh (lagi)

Diposting oleh Lonely Luna di 16.25 0 komentar
Kesal, sedih, marah, jengkel atau bahkan putus asa. Beberapa hal yang biasanya dijadikan kambing hitam ketika kita mengeluh. Ditambah lagi helaan nafas panjang dan wajah yang ditekuk. Tambah sipp deh aura mengeluhnya...
Me my self, bisa dibilang sering sekali mengeluh. Aku sadar, karena orang terdekatpun mengeluh karena aku terlalu sering mengeluh.
Ketika tingkat kejenuhan, kejengkelan sudah ada pada taraf yang tertinggi...aku tidak akan menyangkal kalo aku akan lebih sering mengeluh ketimbang hari-hari biasa.,,.yak tepat seperti hari ini, aku mengeluh (lagi).

life is about making decisions.....

Diposting oleh Lonely Luna di 01.29 0 komentar
Melakukan atau tidak melakukan. Ya, hidup adalah tentang membuat sebuah keputusan. Apakah take it atau leave it, now atau tomorrow, go atau stay, dan segala macam bentuk pilihan lainnya. Tak jarang kita ragu akan keputusan yang telah diambil, selalu ada pertanyaan, apakah ini keputusan yang tepat?, apakah memang ini yang aku mau? dan sejuta pertanyaan lain yang akan terus berkecambuk dalam batin kita. Salah atau benar, tepat atau tidak, suka atau tidak suka, keputusan harus tetap diambil, pun dengan segala konsekuensi yang akan kita hadapi atas keputusan tersebut.
Hari ini aku membuat keputusan. Memulai lagi blog yang sudah lama kutinggalkan :). Happy writing!

4/11/2008

Brapa banyak temanmu???

Diposting oleh Lonely Luna di 10.32 2 komentar

Pernah tidak, kita menghitung berapa jumlah orang yang sudah kita kenal selama kita hidup?atau pernah tidak kita sadar, kalau sebenarnya kita punya jaringan perkenalan jauh lebih kompleks dari yang kita duga??...

Let’s see.....Dari pada penasaran ,coba kita hitung angka riilnya (sebagai objek penelitian, aku memilih diriku sendiri^^);

  1. Teman TK. Kalo g salah satu kelas di TK dulu (TK A dan TK B) itu kira-kira ada 25 anak imut-mut dan lucu-lucu ^^,
  2. Teman SD. Saya sekolah di SD yang hanya punya 1 kelas untuk satu tingkat, maksudnya kelas 1 yang Cuma 1 kelas, ga ada 1A, 1B, dst. Lalu selama 6 tahun kumpul dengan orang yang sama, mungkin hanya bertambah sedikit (kalau ada anak pindahan, atau berkurang kalau ada yang pindah). Satu kelas kurang lebih 42 anak, penambahan-pengurangan jadinya kira-kira 45,
  3. Teman SMP. SMPku dulu (SMPN 3 Malang), punya 8 kelas untuk setiap tingkatnya, dari 1A-1H. Satu kelas ada kurang lebih 48 anak, kalo dikali 8 jadi 384 anak.
  4. Teman SMA. Sama seperti SMP, di SMAku (SMAN 3 Malang) ada kelas 1-1 sampai 1-7. satu kelas kurang lebih 48-50 anak. Kalo dikalikan jadi 350 anak.
  5. Temen kuliah di sastra. Dulu satu angkatanku di sastra ada 62 (kalo g salah) anak, sastra jurusan lain kira-kira 40 orang (kuitung 5 orang , karena emang cuman kenal sedikit), plus kakak tingkat (Cuma kenal beberapa) kira-kira 25 orang. Kalau ditotal ada 100 orang lah.
  6. Temen kuliah di ekonomi. Angkatanku ada 130an. Angkatan 2002, 2003, 2004,2006,2007 yang sejurusan kenal lumayan banyak. Kalo diambil 40 orang per angkatan, totalnya 200 orang. Belum yang beda jurusan. Ambil 20 orang per angkatan, jadinya (20x6(angkatan)x2)=240 orang. Yah...ambil 300 orang lah.

Skarang, kalo dari poin 1-6 dijumlahkan maka jumlahnya (25+45+350+130+200+240) 990 orang

Tapi perhitungan kasar di atas, belum termasuk tetangga yang aku kenal (tetangga di Gadang, Bantaran, kanfer, gaharu, galar), trus temen main pas kecil, guru dari SD, SMP, SMA, dosen sastra dan ekonomi. Trus karyawan TU dari SD, SMP, SMA ma TU fakultas. terus juga temen di luar lingkungan rumah dan sekolah, kayak temen les (les YPIA, les GO, les Privat) plus guru les-nya. Trus temennya-temen, temen organisasiku dulu dan skarang (OSIS, Volly mania, EDSA, Kronik, UPK), temennya-temen di organisasi, trus temen di lokasi tertentu (kayak pas BJRB dulu, di tabanan, mataram, m makasar), ada lagi temen dari dunia internet (chatting, friendster, temen blogging, milis, dll). Ada lagi, mantan-mantanku, temen-temenya mantan, trus masku, temen-temennya masku, keluarganya masku. Trus juga orang yang aku kenal di luar itu semua, mungkin kenal pas kita minta tolong ban motor kita bocor, atau kenal pas lagi ikut ujian tes masuk apa gitu, dan dari pada bengong iseng-iseng kenalan, dan banyak lagi.

Nah, itu juga belum keitung keluarga (bapak,ibuk, adek, kakak) trus ada sodara, baik sodara deket, jauh, atau kadang katut atau temennya sodara.

Kalo diambil kesimpulan, jadi aku selama 22 tahun ini sudah kenal kurang lebih 2000 orang. Dan bisa lebih banyak lagi kalo kita mau ngitung lebih detail.

See....banyak banget kan??

Tapi pernah g kita ngitung, berapa jumlah sahabat yang bener-bener deket ma kita, atau berapa jumlah orang yang bener-bener punya perasaan tulus ma kita..tentunya ga mungkin 2000 orang itu kan?.....

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More